TEKS KEBAHASAAN EKSPLANASI PETIR
XI-7 IPS/Kelompok 2
Anggota:
- Angelica Nathaniella (3)
- Athalia Ariane Alfayza (5)
- Atia Jannah Malili Ode (6)
- Brianita Widyaprilianda (7)
- Mazaya Yusrina (20)
Teks Kebahasaan Eksplanasi Petir
(KEL. 1)
Petir adalah suatu proses pelepasan muatan listrik dari awan bermuatan, perbedaan muatan yang sangat besar antara awan dengan lingkungan sekitarnya (udara, bumi, dan awan lainnya) menyebabkan terjadinya pelepasan muatan positif maupun muatan negatif yang terdapat didalam awan.
Petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya, petir juga merupakan proses fenomena alam yang biasanya muncul pada musim hujan, karena udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasi turun dan arus lebih mudah mengalir. Dan awan dapat bermuatan positif dan negatif sehingga bisa terjadi petir antar awan yang berbeda muatan. Selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada satu sisi (atas atau bawah). Adapun daerah yang berpotensi sering terjadi sambaran petir, yaitu daerah yang beriklim tropis karena itu, Indonesia merupakan tempat yang berpotensial terbentuknya awan cumulonimbus yang disebabkan oleh udara yang naik ke atas. Sehingga memungkinkan terjadinya petir. Petir dan guruh dapat datang bersamaan atau pun datang dalam waktu yang berbeda, hal ini di sebabkan karena perbedaan kecepatan cahaya dan kecepatan suara.
Pada gedung-gedung tinggi atau bangunan-bangunan yang tingginya melebihi jangkauan biasanya akan dipasang suatu perangkat tajam seperti jarum yang disebut penangkal petir. Biasanya petir akan menyambar benda-benda yang berada di ketinggian, hal ini tentu dapat membahayakan bangunan dan keselamatan orang-orang di sekitarnya. Oleh karena itu, perangkat ini dipasang di area-area tersebut supaya aliran listrik yang dibawa oleh petir saat hujan langsung mengalir ke permukaan bumi tanpa merusak apapun yang ada di sekitarnya.
Teks Kebahasaan Eksplanasi
a. Kata yang bermakna denotatif (makna sebenarnya) : paragraf 1
b. Kata teknis atau istilah yang memiliki makna khusus di bidang tertentu : petir, daya isolasi, muatan positif, muatan negatif, fenomena, potensial, aliran listrik, cumulonimbus
c. kata kerja (verba) kausatif, yaitu kata kerja yang dapat menyatakan makna kausalitas (hubungan sebab akibat) : menyebabkan, karena, sehingga, disebabkan, oleh karena itu
d. kata kerja pasif : terjadi, terbentuk
e. kata keterangan waktu : musim hujan
f. kata benda yang merujuk pada jenis fenomenanya, bukan kata ganti penceritanya : petir, pelepasan muatan, listrik
g. Konjungsi :
- Konjungsi kausalitas: menyebabkan, karena, sehingga, disebabkan, oleh karena itu
- Konjungsi temporal: sehingga, selama
Komentar
Posting Komentar